i k i B l o g S e l o . . .
- thx God i'm dikajohn fans -
Minggu, 30 Juni 2013
selo story ... inspiratif
Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi. Tuhan berkata kepada sang sapi
"Hari ini kuciptakan kau sebagai sapi, engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja dibawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun."
Sang Sapi keberatan...
"Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun."
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
"Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!
Sang monyet menjawab,
"What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu"
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
"Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap ada yg mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun"
Sang anjing menolak,
"Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun? No way! Kukembalikan 10 tahun padamu."
Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia. Sabda Tuhan:
"Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun!
Sang manusia keberatan, katanya
"Menikmati kehidupan selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan. Let's make a deal. Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun. Setuju?"
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA...
Pada 25 tahun pertama kehidupan.... sebagai manusia menjalankan makan, tidur dan bersenang-senang
. 30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita
. 10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet yang menghibur.
. Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu, dan menggonggong kepada orang yang lewat. "Uhuk, uhuk (batuk)... Eh, Ntong, mo kemane lo?"
╋╋ム┣┫ム╋╋ム ┣┫ム╋╋ム┣┫ム
Kamis, 27 Juni 2013
m'BADAK by Anmum Essential dan Vanilla Manggo
25 Juni kemarin, sebuah tim lokal yang mengatas namakan dirinya BADAK crew diberi kesempatan oleh Anmum, ( sebuah produk susu untuk ibu hamil ) untuk mengisi acara disela sela kegiatan para SPG di Kaliurang. Kami yang beranggotakan 9 orang, ( sebenarnya banyak lho ) berangkat dari basecamp ( Warak ) jam 7 kemudian setibanya disana kami lalu menginstal peralatan yang dibutuhkan ( jangan dibayangkan kami memasang flying fox .. :v ). jam setengah 9 acara dimulai, mulai dari game-game kecil untuk penyegaran , kemudian dilanjutkan dengan permainan - permainan yang membutuhkan kekompakan, kesabaran, fisik, mental juga. ( lebai jonn !! ) . outbond selesai kira-kira pukul 12, dilanjutkan makan siang sampai jam setengah 2. kok lama ya makan siangnya ? Ya maklumlah mbak-mbak spg, setelah dolanan di lapangan, trus maem. bar maem do adus trus dandan sik.... makane suiiiii ..
Acara kami lanjutkan dengan sharing dan evaluasi, disini kedua bilah pihak ( BADAK crew dan Anmum ) saling mengevaluasi apa saja yang dialami selama setenah hari tadi . dan akhirnya muncul sebuah gagasan agar BADAK bisa menyediakan Flying Fox dikemudian hari ... :D
cerita berlanjut ....
FYI :
CP BADAK Crew : Fanpage BADAK crew
Selasa, 26 April 2011
1 Minggu Menuju Paskah..
Diawali dengan kerjabakti membuat tenda untuk pos parkir motor . Hari itu hari Sabtu sebelum minggu Palma. Awalnya sih rencana mau bikin tenda dengan atap Seng, tapi og seng’e dipake di dalam gereja... yauda, pake terpal aja lah. Waktu menunjukkan pukul 15.00, tiang pancang yg terbuat dari bambu sudah terpasang. Namun, usuk+reng nya blm terpasang karna bambunya abis.. yauda, kita putuskan untuk negor pring di kebon orang + minta bambu di pekarangan Bp. Sahimin ..[hha..]. Waktu sudah jam 18.00. tenda belum dikasi terpal. Tapi wajah” anak diksasius sudah kelihatan capek, yasudah, kubelikan minuman dan gorengan di angkringan mbak Sat. Setelah minum, kami kembali bekerja. Jam sudah menunjukkan pukul 20.00, tenda sudah selesai..
Namun tugas belom selesai. Ada 1 kerjaan lagi, yaitu pasang Banner jadwal TriHari Suci.. Maka dikerjakanlah tugas tersebut. Kira” pukul 21.00 pekerjaan sudah selesai.. dan kitapun bergegas pulang untuk istirahat.
Hari berlalu, hari Minggu pun tiba. Dimulai jam 06.30 aku menuju parkiran untuk membantu menempeli karcis parkir.. kemudian aku ijin mengikuti misa Minggu Palma. Jam menunjukkan pukul 7.00. misa dimulai dari Depan SMA Mikael.. dilanjutkan arak-arak’an menuju Gereja St. Petrus Tarsisius Warak. Misa selesai pukul 08.45. setelah misa selesai, waktunya terima setoran duit parkir. Terhitung ada Rp. 141.000 . sorenya, ada kerjabakti kecil yaitu mencopot terpal. Hal ini dilakukan biar ga ad yang maling..
Minggu palma sudah selesai. Hari Senin pun tiba. Saatnya GR (General Repetition)atau Gladi Resik untuk tugas Malam Paskah. Dilanjutkan hari rabu latihan koor di Brilliant..
Hari yang ditunggu... Hari Kamis. Di Warak, Misa Kamis Putih dimulai pukul 17.00 dan dipimpin oleh romo Ratmo. Aku tidak ikut misa, karna bertugas Parkir. Setelah selesai misa, Aku mendapatkan setoran uang parkir sebanyak Rp.172.100. jam sudah menunjukkan pukul 19.00, Aku pulang kerumah karena Aku mau mengikuti misa Kamis Putih di Mlati. Ternyata, ban depan q bocor.. akhirnya aq cri tumpangan. Tepat jam 20.00 sampai di Gereja Mlati, Misa sudah hampir Mulai, buru” cari kursi nih...Misa selesai. waktu udah jam 22.00. saatnya pulang. Sampai rumah lalu makan malam, terus ke Gereja Warak, begadang alias ronda malam.. akhirnya ga tidur sampai jam 4 pagi.. pa lagi SMS’an.. hha. Sorry ya bff q... hhe.
Jam menunjukkan pukul 07.00, aku terbangun dari tidur karena terdengar suara gemuruh orang yang sedang melakukan jalan Salib.. jadi ga ikut jalan salib deh.. Jalan Salib selesai pukul 8.00, saatnya pulang, saatnya istirahat + nambalke ban ditempat mas Doni.. waktu udah menunjukkan pukul 14.00, aku bergegas menuju ke gereja, karena jam 15.00 aku akan bertugas parkir lagi. Jumat Agung tahun ini umat yang hadir di gereja warak lumayan banyak.. duit Parkir mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan kamis putih atau minggu palma, yaitu Rp.244500. ibadat Jumat Agung selesai pukul 17.00. aku pun bergegas pulang untuk makan dan minum.. Jam sudah menunjukkan pukul 18.30, saatnya menuju gereja Mlati untuk ibadat Jumat Agung.. Jam 19.00, ibadat dimulai. Tiba saatnya saat Pasio. Ada yang beda nih... Cengkok nada yang biasanya ,berubah...!! seumur hidup baru kali ini pasio nadanya begitu. apik eui. Akhirnya ibadat selesai. Saatnya pulang, dilanjutkan ronda + nonton tv.
Sabtu Paskah. Itulah hari penantian ku.. hari dimana aku akan bertugas di Gereja Mlati. Kesialan dimulai saat sore hari. Ban q BOCOR lagi.. padahal malamnya mau dipakai ke Gereja . Yasudah, kuputuskan berjalan kaki menuju gereja Warak. Waktu itu di warak ada misa Malam Paskah jam 17.00 dengan bahasa jawa+gamelan. Tiba saatnya untuk Kesialan ke 2. Aku lupa bawa kunci rumah. Padahal aq belum mandi+ngapa”in. Aku sadar kalo ga bawa kunci saat merogoh kocek di saku. Waktu itu udaj jam 19.30. padahal jam 20.30 aq harus segera berangkat ke Mlati. Ahkirnya panik. Kucoba mencari bapak didalam gereja. Tetapi gagal. Terus telpon, gagal juga. Jam uda menunjukkan pukul 20.00. aq mendapat ide untuk nunut mandi dirumah Gevi. Setelah itu kembali lagi ke parkiran. Ternyata Tuhan itu baik hati. Ibuku tiba tiba SMS bilang gini :
Ibu : Kuncine iseh tak gawa, koe meh bali kapan?
+ : saiki, kuncine tak tunggu nang ngarep parkiran
Syukur kepada allah . aku bisa pulang . lalu ganti baju.
Kesialan belum berakhir. Aku harus ke Mlati memakai motor’e bapakku yang notabene motor jadul. Wis etel wae.. hha.
Akhirnya sampai ke gereja juga. Akupun langsung menuju Area Koor dengan merinding” kademen. Saatnya Misa dimulai. Lampu dipadamkan. Lagu pertama segera kita nyanyikan. Masih agak gampang. Cuma Kisah Penciptaan,hhe. Liturgi Sabda Selesai dilanjutkan Litani. Agak lama. Litani selesai, Lalu saatnya Persembahan. Hmm... sedikit kecewa nih. Pasalnya lagu Alleluya Canon Mozzart ga di nyanyikan Full.. padahal lagu bagus tuh. Baru Saat Komuni. Semua umat menganga mendengar suara paduan Suara Kami. Lagu pertama, For the Beauty of Earth, Sempurna. Dilanjutkan Cantate Domino ( komentar orang : Mantabs gan.. ). Misa hampir selesai , saatnya berkat meriah. Dilanjutkan Lagu penutup, Bunyi Nafiri. Ucapan Selamat Paskah pun ter salamkan kemana – mana. Misa Malam Paskah sudah selesai. Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.
Saatnya pulang pada pukul 00.10. Sebelum sampai rumah, mampir dulu di Gereja Warak. Makan makanan dari Gereja Mlati.hhe. sesudah makan, akupun pulang. Ganti baju dan istirahat sebentar. Lalu ukul 01.00 aku kembali lagi ke Kapel untuk ronda yang terakir kalinya...
Jumat, 08 April 2011
PUNK oi! oi! oi!
Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris, yang menjadi wadah untuk mencurahkan kritik dan protes atas penguasa pada waktu itu. Punk memiliki ideologi sosialis yang bersifat bebas. Punk lebih dikenal melalui gaya busananya seperti potongan rambut Mohawk, jaket penuh dengan spike dan bedge, sepatu boots, jeans ketat, badan bertato, dan hidup di jalan-jalan. Proses modernisasi di Indonesia menyebabkan kehadiran Punk sebagai gaya hidup baru, yang umumnya dianut oleh sebagian kaum muda.
Punk kemudian lebih dikenal sebagai tata cara hidup sehari-hari, dengan ekspresi diri yang menjurus pada gaya hidup bebas seperti: free sex, nongkrong di jalan, ngamen, mengkonsumsi alkohol, main musik dengan Pogo, dan gaya busana yang nyleneh. Orang-orang yang mengikuti gaya hidup Punk disebut anak Punk. Persebaran gaya hidup Punk sangat marak di kota-kota di Indonesia, salah satunya di Yogyakarta. Anak Punk yang ingin hidup bebas, tanpa ada aturan yang mengatur segala aktivitas serta perilaku mereka, menjadi sebuah masalah yang perlu dikaji dalam penelitian ini.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi individu Punk, berkaitan dengan alasan mengapa ia masuk komunitas Punk, bagaimana ia mengekspresikan gaya hidup Punk dalam kehidupannya, bagaimana relasi individu dalam komunitas tersebut, dan bagaimana pandangan mereka terhadap agama. Penelitian ini memfokuskan pada permasalahan itu semua yang kasusnya penulis ambil dari komunitas Punk yang berada di wilayah Munggur, Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi di lapangan, wawancara dengan informan, dokumentasi, dan mencermati pengalaman pribadi yang dialami oleh informan (life history). Metode analisis data menggunakan deskripsi kualitatif, yaitu menggambarkan dan menjelaskan kasus yang dikaji dalam rumusan masalah penelitian ini.
Peneliti menemukan bahwa Punk merupakan komunitas yang memiliki ideologi sosialisme, yang meneriakkan kepentingan orang-orang tertindas, anti kapitalisme, bebas tanpa ada aturan yang mengatur segala aktivitas mereka, yang berpegang pada prinsip ‘asal tidak merugikan orang lain’. Relasi antar individu di dalam komunitas Punk adalah berbeda dengan relasi yang terjadi dalam kehidupan sosial sehari-hari, sebagaimana umumnya yang mengakui adanya stratifikasi atau kelas sosial tertentu. Komunitas Punk menjalankan hubungan antar individu di dalamnya berdasarkan keyakinan akan persamaan, ketidakberbedaan, eksistensi diri, dan anti-struktur.
Penelitian ini juga melihat bagaimana gaya hidup anak Punk yang bebas berpengaruh terhadap aktivitas keagamaan mereka. Sebagian anak Punk mengaku kalau mereka jarang melakukan ritual keagamaan yang diwajibkan di dalam agama mereka. Akan tetapi, ada juga yang tetap menjalankan hal tersebut meskipun dalam keadaan apapun. Bagi anak Punk, agama merupakan urusan pribadi masing-masing orang dengan Tuhan. Tidak ada kaitannya dengan komunitas atau gaya hidup Punk.
tag : Film Punk In Love (2009)
Kamis, 17 Maret 2011
Pesan Moral Kelinci vs Kura-kura
Di suatu masa di suatu dimensi, kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai
siapa yang lebih cepat.
Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci
melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di
belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi,
"Ah, gue istirahat dulu, ntar klo si kura-kura dah deket baru gue lari
lagi.". Kelinci duduk di bawah pohon (gak di atas pohon karena kelinci gak
bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules.
Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu
lari. Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.
Moral : alon-alon asal kelakon yg akan berjaya
Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan
(Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu
percaya diri, ceroboh dan lalai. "Klo kemaren gue ga macem2, ga mungkin gue
kalah" pikir kelinci. Ditantangnya lg si kura-kura, "Hei kura-kura, sini
loe... Gue ga trima loe menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini
pasti gue yang menang" .
Si kura-kura nyante aja ngejawab, "hayyuukk, siapa takut?"
Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan
kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish. Beneran juga, kelinci
yang menang; Sumpeh dehhhhhhhh.
Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal
kelakon.
Kura-kura panas, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar klo dia ga bakalan
bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantangnyalah kelinci
adu lari lg ke suatu tempat. "Hei kelinci, ayo kita lomba lagi. Sekarang
kita lewat jalan ini ke sana. Brani ga loe?"
Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karna dah yakin dia yang
bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang. Lomba dimulai dan dengen
kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.
"Yang penting gue jangan setop-setop, pasti gue menang." pikir kelinci.
Ndilalah, ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. "Duh, gimana nih
gue nyebrangin ni sungai? Gue ga bisa brenang lagi" termenung si kelinci
mencari jalan menyebrangi sungai.
Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur
berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish.
Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.
Moral : ketahuilah. jikalau punya kemampuan janganlah terlalu sombong,
karena kadang keadaan sebenarnya tidak sesuai dengan kemampuan kita.
Ngeliat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan
bilang,"dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita
bareng-bareng."
Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe
tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi
sungai dilanjutkan kembali kelinci nggendong kura-kura sampe garis finish.
Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.
Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma
karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yg lainnya .
Hikmah :
1. yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon.
2. bekerjalah sesuai kemampuanmu .
3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan pribadi
4. jangan menyerah bila gagal .
5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan .
6. Perbedaan bukanlah suatu kendala untuk bekerja sama. meskipun ada perbedaan, namun kita tetap bisa saling bekerja sama; dan justru terkadang dengan adanya perbedaan itulah muncul suatu kebaikan / keuntungan bersama.
siapa yang lebih cepat.
Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci
melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di
belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi,
"Ah, gue istirahat dulu, ntar klo si kura-kura dah deket baru gue lari
lagi.". Kelinci duduk di bawah pohon (gak di atas pohon karena kelinci gak
bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules.
Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu
lari. Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.
Moral : alon-alon asal kelakon yg akan berjaya
Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan
(Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu
percaya diri, ceroboh dan lalai. "Klo kemaren gue ga macem2, ga mungkin gue
kalah" pikir kelinci. Ditantangnya lg si kura-kura, "Hei kura-kura, sini
loe... Gue ga trima loe menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini
pasti gue yang menang" .
Si kura-kura nyante aja ngejawab, "hayyuukk, siapa takut?"
Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan
kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish. Beneran juga, kelinci
yang menang; Sumpeh dehhhhhhhh.
Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal
kelakon.
Kura-kura panas, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar klo dia ga bakalan
bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantangnyalah kelinci
adu lari lg ke suatu tempat. "Hei kelinci, ayo kita lomba lagi. Sekarang
kita lewat jalan ini ke sana. Brani ga loe?"
Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karna dah yakin dia yang
bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang. Lomba dimulai dan dengen
kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.
"Yang penting gue jangan setop-setop, pasti gue menang." pikir kelinci.
Ndilalah, ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. "Duh, gimana nih
gue nyebrangin ni sungai? Gue ga bisa brenang lagi" termenung si kelinci
mencari jalan menyebrangi sungai.
Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur
berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish.
Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.
Moral : ketahuilah. jikalau punya kemampuan janganlah terlalu sombong,
karena kadang keadaan sebenarnya tidak sesuai dengan kemampuan kita.
Ngeliat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan
bilang,"dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita
bareng-bareng."
Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe
tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi
sungai dilanjutkan kembali kelinci nggendong kura-kura sampe garis finish.
Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.
Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma
karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yg lainnya .
Hikmah :
1. yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon.
2. bekerjalah sesuai kemampuanmu .
3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan pribadi
4. jangan menyerah bila gagal .
5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan .
6. Perbedaan bukanlah suatu kendala untuk bekerja sama. meskipun ada perbedaan, namun kita tetap bisa saling bekerja sama; dan justru terkadang dengan adanya perbedaan itulah muncul suatu kebaikan / keuntungan bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)


